"Untuk mengetahui penyebab pasti kematian, polisi menyatakan masih akan menunggu hasil otopsi dari tim dokter forensik pada Senin nanti. Sebelumnya, kematian korban coba dikaitkan dengan kegemarannya terhadap tokoh film kartun Jepang Naruto. Revino diduga tewas terjerat saat menirukan aksi Naruto."
sumber: wikimu.com
"Dalam salah satu berita siang distasiun swasta kemarin, diberitakan seorang bocah SD harus kehilangan nyawanya karena diperkirakan sibocah tengah bermain peran menirukan idolanya NARUTO. Walau telah diperingatkan oleh sang adik yang melihat kakaknya melilitkan ikat pinggang kelehernya. Namun kekhawatiran sang adik tidak digubris...selang beberapa saat kemudian siadik kembali kekamar dan menemukan sang kakak telah terbujur kaku...terlihat ikatan ikat pinggang begitu ketat dan diperkirakan hal tersebutlah yang membuat bocah tersebut meninggal."

kembali ke topik, sebenarnya hal tsb terjadi bisa juga kesalahan para orang tua, ke-2 ortu sama2 kerja cari penghasilan, merasa cukup uang maka anak2 dipercayakan / diawasi oleh pembantu. pembantu pun lebih asyik nonton sinetron di tv. selain itu kebanyakan ortu menganggap semua film kartun adalah untuk anak2. misal seperti film sinchan sebenarnya adalah konsumsi utk remaja dan the simpsons sudah jelas2 untuk dewasa. yg lebih tidak terkontrol lagi yi. komik2 jepang (manga) cukup banyak yg echi (semi porno) dan didukung oleh persewaan2 buku yg sudah bertebaran dimana2. yg jauh lebih tidak termonitor adalah internet, dg google, sudah sangat mudah sekali mencari / memperoleh material2 dewasa. bagaimana kita menyikapi hal ini?
7 komentar:
waduh..waduh...gawat ini... memang hampir semua orangtua mengira jika kartun dari Jepang itu semuanya untuk anak-anak..padahal kartun itu ada rating usianya sendiri-sendiri lho -_-'.. menurut majalah anime langgananku sih, naruto itu rating usianya 15 tahun ke atas, TV indonesia emang ga bener ini...-_-'
ya memang, seharusnya film anak-anak tidak menampilkan kekerasan di dalamnya
weks... ini yang salah orang tua nya apa film nya ya??, atau enggak ada yang salah??
bingung..
*setel dvd naruto tanpa bunuh diri*
@ santy
betul sekali.. cek via online juga bisa koq, di wikipedia.org Naruto tergolong TV-PG (Unsuitable for young children) atau TV-14 (Unsuitable for children under 14) yg berarti di film tsb ada adegan kekerasan, perkataan kasar dan seksualitas yg bisa sangat berpengaruh kpd penonton di bawah umur. Dan banyak orang tua yg belum mengerti soal ini..
@ nico kurnianto
tapi naruto bukan film anak2 loh
saya aja yg sudah punya anak 1 ini
masih mengikuti nonton terus naruto sampai ke Naruto: Shippūden juga. karna film ini saya perhatikan memang bukan untuk anak2, menurut saya alur ceritanya memang agak sederhana, tapi ada filosofi yg disampaikan, yg menurut saya anak2 belum mampu mengerti maksudnya. yg ditonton ya paling berantemnya doank :)
@ ulan
umm.. menurutku sih orang tuanya yg bersalah.. seorang pengrajin pisau bermaksud memudahkan kita dalam memotong daging, buah, dsb, tetapi ada yg menyalah-gunakannya untuk melukai atau bahkan membunuh orang :D
mestinya ada pendampingan orang tua nih! biar gak terulang lagi
Posting Komentar