Jumat, Januari 25, 2008

Have last minute paperwork at airport?

If you have some last minute paperwork to sort out and letters to mail before you get on your flight.. where to get these errands done at airport?

Find business center at the airport. Business center should be available to you to mail documents, photocopy, fax or type an urgent note. If you need assistance, simply approach any of airport staff for help.

By the way, on this paperless era or almost all paperworks are using digital thingie.. I don't think you will need that business center anymore. What you need is just a laptop and digital camera (but make sure you always bring it's Data Cable or a USB Card Reader). It's much easier, effective and faster, don't you? Just capture your writing with your digital camera (use macro), copy the jpg file to laptop, find public internet access area (wifi or LAN), send the file by email then. Should you have another better way.. please let us know :)

Selasa, Januari 15, 2008

seorang bocah tewas terjerat lehernya karena menirukan film naruto

sumber: indopos.co.id
"Untuk mengetahui penyebab pasti kematian, polisi menyatakan masih akan menunggu hasil otopsi dari tim dokter forensik pada Senin nanti. Sebelumnya, kematian korban coba dikaitkan dengan kegemarannya terhadap tokoh film kartun Jepang Naruto. Revino diduga tewas terjerat saat menirukan aksi Naruto."

sumber: wikimu.com
"Dalam salah satu berita siang distasiun swasta kemarin, diberitakan seorang bocah SD harus kehilangan nyawanya karena diperkirakan sibocah tengah bermain peran menirukan idolanya NARUTO. Walau telah diperingatkan oleh sang adik yang melihat kakaknya melilitkan ikat pinggang kelehernya. Namun kekhawatiran sang adik tidak digubris...selang beberapa saat kemudian siadik kembali kekamar dan menemukan sang kakak telah terbujur kaku...terlihat ikatan ikat pinggang begitu ketat dan diperkirakan hal tersebutlah yang membuat bocah tersebut meninggal."

menurut saya, tidak ada yg salah dg film anime Naruto dan seharusnya film itu memang konsumsi untuk remaja. dan seingat saya, nggak pernah liat ada Naruto menjerat ikat pinggang ke lehernya sendiri atau leher tokoh lainnya. cuma yg saya heran, anak itu meninggal karena kecelakaan (lehernya terjerat ikat pinggang) dan kebetulan saja dia sedang gandrung nonton Naruto, lah koq Naruto-nya yg disalahkan? padahal film kartun Tom & Jerry, menurut saya malah lebih keras & sadis, tapi koq nggak ada yg klaim mati karna menirukan adegan film Tom & Jerry? tayangan stasiun2 tv kita memang smakin memprihatinkan, lebih mementingkan keuntungan dibanding pendidikan kepada penontonnya. sinetron2 yg terlalu berlebihan mem-blow-up iri-dengki, tangis2an, mem-bentak2, dst dsb, nggak ada bagusnya deh. dg terpaksa saya pun harus berlangganan tv berbayar. tiap hari anak saya nonton film dari disney channel, nickleodeon, playhouse disney. sekarang sudah banyak yg bilingual. so far so good. yah demi kebaikan pendidikan, pengetahuan dan perkembangan anak.

kembali ke topik, sebenarnya hal tsb terjadi bisa juga kesalahan para orang tua, ke-2 ortu sama2 kerja cari penghasilan, merasa cukup uang maka anak2 dipercayakan / diawasi oleh pembantu. pembantu pun lebih asyik nonton sinetron di tv. selain itu kebanyakan ortu menganggap semua film kartun adalah untuk anak2. misal seperti film sinchan sebenarnya adalah konsumsi utk remaja dan the simpsons sudah jelas2 untuk dewasa. yg lebih tidak terkontrol lagi yi. komik2 jepang (manga) cukup banyak yg echi (semi porno) dan didukung oleh persewaan2 buku yg sudah bertebaran dimana2. yg jauh lebih tidak termonitor adalah internet, dg google, sudah sangat mudah sekali mencari / memperoleh material2 dewasa. bagaimana kita menyikapi hal ini?

Senin, Januari 14, 2008

Jumat, Januari 11, 2008

mbangun KampoengCyber

Senin, 7 Jan 2008 yg lalu, selepas maghrib, saya menemui pak Budi Juniarto, penggagas sekaligus pemilik Kampoeng Cyber (KC), di markas KC di Rungkut Lor. Markas KC yg secara resmi beroperasi 5 Agustus 2007 yg lalu, sekarang aktivitas lebih banyak di warnetnya -ada sekitar 20 komputer dan sebagian besar sudah menggunakan monitor LCD- dg tarip yg cukup terjangkau yi. 2rb per jam. Yg sedikit berbeda dg warnet lainnya, sistem operasi yg dipakai adalah linux Ubuntu. Tapi kalo kita punya laptop ato PDA yg support wifi, bisa internetan gratis disitu, karna markas KC adalah hotspot area, bahkan sanggup menjangkau hingga 1 km! Lebih lengkap mengenai hasil ide gila pak Budi Juniarto itu, bisa dibaca di web KC.

Sampai disana saya dikenalkan dg seorang penulis, namanya pak Imam Baehaqie Abdullah. Kami ngobrol santai dg ditemani teh anget dan gedang godog. Pak Budi dan pak Imam banyak memberi masukan tentang web KC yg masih dalam pengembangan tsb, diantaranya nyoal polling, friendster a like, blog WP untuk nampung artikel2, dsb. Pada intinya, mereka berkeinginan agar semua orang bisa memanfaatkan web KC, apakah itu dibuatkan komunitas diskusi online (forum), chatting, atau tulisan2 "mendidik" dari para nara sumber -yg saat ini ada pak Imam, pak DR. Candra dari Unibraw, dan pak DR. Daniel dari ITS-, atau bisa juga dari sumbangan tulisan dari para netter. Itu versi online-nya, sedangkan versi offline-nya pak Budi menyampaikan bahwa teman2 KLAS (Kelompok Linux Arek Suroboyo) sering kumpul2 di markas KC, dan pak Budi juga berharap kelompok2 lain seperti WARS (Webmaster ARek Suroboyo), IT Jatim, TPC, dll bisa menyusul menggunakan markas KC buat kumpul2 atau kopi darat alias kopdar. Monggo loh..

KampoengCyber.com - WarNet Ubuntu & Free WiFi (radius sd 1 km)
Alamat: Jl. Rungkut Asri Utara no. 9 (Rungkut Lor IF-18) Surabaya 60293
Telp/Fax: 031-8702048
Email: Budi Juniarto ( budiandro [at] yahoo.co.id )